Profil Potensi Desa Bomo
Sektor Perikanan
Informasi mendalam mengenai potensi sumber daya laut dan kegiatan masyarakat nelayan Desa Bomo.
Gambaran Umum Wilayah
Desa Bomo berada di kawasan pesisir dengan keterkaitan kuat terhadap sumber daya laut. Kondisi geografis ini membentuk pola aktivitas masyarakat yang berhubungan dengan pemanfaatan hasil laut. Letak strategis di tepi pantai menjadikan perikanan sebagai tumpuan ekonomi utama desa.
Fokus Utama
Potensi Pesisir
Karakteristik wilayah pesisir adalah dasar utama pengembangan sektor perikanan.
Prinsip Ekonomi
Kegiatan perikanan diarahkan pada peningkatan nilai dan keberlanjutan hasil laut.
Jenis Potensi Perikanan
Perikanan Tangkap
Ketersediaan sumber daya ikan laut yang dimanfaatkan secara langsung oleh nelayan setempat dengan metode tradisional dan semi-modern.
Pengolahan Hasil Laut
Produk hasil laut yang diolah untuk meningkatkan nilai guna, seperti ikan asin, terasi, atau kerupuk rumput laut, mendukung ketahanan pangan.
UMKM Perikanan
Kegiatan usaha skala rumah tangga yang fokus pada distribusi, penjualan, dan diversifikasi produk olahan perikanan lokal.
Alur Kegiatan Perikanan
Penangkapan
Pengambilan hasil laut dari wilayah perairan menggunakan alat tangkap tradisional.
Pengumpulan
Pengelompokan hasil tangkapan di TPI atau pelabuhan kecil sebelum diproses.
Pengolahan
Proses pengolahan (pengasinan, pengeringan) sesuai kebutuhan dan nilai jual.
Pemasaran
Penyaluran produk olahan dan hasil tangkapan segar kepada konsumen lokal/regional.
Data Singkat Perikanan
±120
Jumlah Nelayan
3
Komoditas Utama
UMKM
Unit Pengolahan
Tantangan dan Peluang
Tantangan Utama
- Faktor alam dan perubahan iklim yang memengaruhi hasil tangkapan.
- Keterbatasan sarana tangkap yang modern dan efisien.
- Akses pasar yang masih didominasi oleh perantara (tengkulak).
Peluang Pengembangan
- Peningkatan kualitas produk olahan untuk pasar regional dan modern.
- Potensi pengembangan ekowisata bahari berbasis masyarakat pesisir.
- Penguatan usaha dan modal melalui koperasi atau BUMDes.